Hari semakin hari, kedua buah hatiku tambah lucu dan lucu. Yang satu suka teriak-teriak, yang satunya lagi mainan semua barang-barang di rumah tidak karuan. Yang paling membuatku apa yaa…. tertawa sendiri . Si Filza, anak pertamaku, menggoda adiknya sambil ngomong yang tidak jelas, apa itu artinya. Eh.. ternyata, si Darin anak keduaku, ngekek, tertawa terpingkal-pingkal melihat kakaknya. Menendang-nendangkan kakinya di lantai.
Aku biarkan mereka bermain. Yang penting, mereka senang, nggak nangis dan nggak membahayakan diri mereka sendiri.Pasti akan ikut tertawa juga. Tunggu aja kabar berikutnya. Eh, iya…anak terkecilku sejak umur 3,5 bulan sudah bisa tengkurap lho ( test aja dulu pemanasan belajar bikin blog nih )